Lama pemijatan sendiri juga tidak boleh terlalu lama. Untuk pemijatan yang dilakukan secara kontinu (setiap hari), hendaknya tidak lebih dari 10 menit untuk satu lokasi. Bila titik saraf tertentu dipijat secara berlebihan (terlalu lama), bisa menimbulkan kekebalan.
Tekakan yang diberikan untuk memijat haruslah diperhatikan. Biarpun organ kita tidak sedang sakit dan di tangan kita juga tidak memberikan tanda-tanda tertentu, tetapi kalau kita dipijat terlalu keras tentu pasti akan merasa sakit. Ada beberapa titik saraf sesuai kebutuhan harus dipijat perlahan saja. Kalau dipijat terlalu keras akan bereaksi sebaliknya. Untuk itu hendaknya Anda mempelajarinya di bagian masing-masing gejala. Apabila dibagian tersebut tidak diberikan keterangan, maka tekanan pijatan dilakukan sedang-sedang saja.
Selain itu, frekuensi memijat juga tidak selalu sama. Ada kalanya kita hanya butuh dipijat satu atau dua kali saja dan penyakit yang ada sudah sembuh. Tetapi kadang harus dipijat untuk beberapa hari secara kontinu.
Menyembuhkan Kanker, Tumor, Kista dan Sel-sel Ganas Lainnya | |
![]() | Keladi Tikus : memperbaiki sistem pertahanan tubuh sehingga sistem pertahanan mampu menghancurkan sel-sel kanker, menghambat pertumbuhan sel kanker termasuk melawan duplikasi sel ganas, mereduksi radikal bebas penyebab kanker, dan menghambat akibat buruk dari kemoterapi (rambut rontok, mual dsb). Saran: Konsumsi – Minum Keladi Tikus Segar (Jus Keladi Tikus) telah terbukti lebih efektif dibandingkan dengan semua produk hasil olahannya (extrak maupun plus). Untuk itu usahakan Anda membuat Jus Keladi Tikus sendiri. Karena lebih manjur dan tidak perlu mengeluarkan biaya (sebenarnya mudah didapatkan di banyak tempat yang tumbuh liar). Minumlah kapsul keladi tikus hanya bila tidak sempat membuat jus-nya saja. Selain itu keladi tikus tidak bisa dibuat jamu godog karena efektifitasnya akan turun drastic (hilang). Anda juga bisa budidaya sendiri dengan mudah |