Dun Afrika Selatan
Ciri-ciri serangan jantung atau gejala-gejala sakit jantung yang menjadi penanda munculnya gangguan pada jantung bisa Anda kenali dari banyak rasa sakit di bagian tubuh. Untuk mengantisipasi penyakit jantung, berikut beberapa tanda yang bisa Anda ketahui:
  1. Nyeri leher
    Waspadalah bila Anda merasakan nyeri yang tak kunjung hilang pada bagian leher. Rasa sakit juga dapat merambat ke sisi kiri bagian tubuh, bahu kiri dan lengan. Pada perempuan, lebih mungkin untuk mengalami rasa nyeri mendadak disertai rasa sesak di bagian bahu dan bagian bawah leher.

    Saraf dari jaringan jantung yang rusak mengirimkan sinyal rasa sakit yang naik turun pada ruas tulang belakang yang dalam waktu bersamaan merambat ke saraf-saraf di sekitar leher dan bahu.Nyeri dan tegang pada leher diakui sering dirasakan sebelumnya oleh pasien yang terkena serangan jantung. Kebanyakan dari pasien serangan jantung hanya fokus pada gejala-gejala yang lebih dramatis seperti nyeri akut di sekitar dada, bahu, dan lengan sehingga tidak menyadari gejala ringannya.
  2. Problem seksual
    Masalah dengan penyakit pembuluh darah koroner biasanya dimiliki pria dengan gangguan ereksi. Survei terhadap pria di Eropa menunjukkan, mereka yang dirawat karena penyakit jantung dua dari tiga di antaranya menderita disfungsi ereksi selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya didiagnosis memiliki masalah dengan jantung. Menurut Goldstein, beberapa penelitian terbaru yang menguji hubungan antara disfungsi ereksi dan penyakit kardiovaskuler juga semakin meyakinkan. Tak heran bila kini para dokter mempertimbangkan untuk juga mengatasi masalah kardiovaskuler ketika pria mengeluhkan disfungsi ereksi.
  3. Pusing, pingsan, atau sesak napas
    Jika Anda merasakan tak bisa bernafas, lemas atau pusing serasa berada di ketinggian, waspadalah. Sebuah studi yang dipublikasikan Circulation: Journal of the American Heart Association, menyebutkan lebih dari 40 persen perempuan melaporkan bahwa mereka cenderung mengalami sesak napas di saat sebelum terjadinya serangan jantung. Hal penting untuk dijadikan peringatan dini adalah jika Anda tergopoh-gopoh ketika naik tangga, menyapu halaman, berjalan santai atau aktivitas lain yang sebelumnya tak membuat Anda kesulitan.

    Gejala ini disebabkan karena tidak cukupnya darah mengalir pada pembuluh yang mengangkut oksigen ke jantung. Nyeri pada otot jantung atau angina juga bisa membuat seseorang merasakan sulit menarik nafas dalam. Penyakit pembuluh darah koroner, di mana pembuluh darah jantung tersumbat akibat penumpukan plak, menyebabkan organ jantung tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Sensasi mendadak tak bisa bernafas dalam seringkali menjadi pertanda angina, salah satu jenis nyeri pada otot jantung.
  4. Gangguan pencernaan, mual, atau heartburn
    Mungkin Anda menganggap bagian perut akan jauh dari kondisi yang berhubungan dengan jantung. Padahal tidak hanya nyeri pada dada yang identik terjadi. Gejala seperti heartburn atau perasaan terbakar pada bagian dada, sensasi perut kekenyangan atau tersedak perlu diwaspadai khususnya bagi wanita. Tanda awal serangan jantung juga bisa berasal dari gangguan pencernaan yang parah dan mual. Sebuah penelitian menunjukkan, perempuan dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual, dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung.

    Timbunan lemak di pembuluh darah dapat mengurangi atau menurunkan suplai darah ke jantung sehingga menimbulkan perasaan seperti sesak, tertindih atau nyeri - yang kebanyakan terjadi di daerah dada tetapi terkadang juga di bagian perut. Tergantung dari bagian jantung mana yang terkena, hal itu akan memberikan sinyal ke seluruh tubuh. Mual dan pusing-pusing juga dapat menjadi pertanda bahwa serangan jantung sedang terjadi. Bila Anda mengalami semua keluhan itu, segeralah panggil dokter Anda.
  5. Sakit pada rahang dan telinga
    Kerusakan pada jaringan organ jantung dapat memicu pengiriman sinyal naik turun pada bagian tulang belakang yang kemudian meluas pada sarar-saraf yang tersebar dari mulai tulang leher, rahang hingga ke bagian telinga.

    Hasil survei menunjukkan, banyak pasien pasca serangan jantung melaporkan sakit pada rahang mereka menjelang terjadinya serangan jantung. Sakit pada rahang adalah sesuatu yang terkadang misterius dan sangat mengganggu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, tetapi terkadang bisa menjadi petunjuk adanya penyakit pembuluh darah koroner (CAD) dan awal serangan jantung. Beberapa ahli kini sedang fokus meneliti hubungan sakit pada rahang dengan risiko serangan jantung.

ClubOn, faktor makanan juga mempengaruhi kesehatan jantung Anda. Baca juga buah-buahan pencegah penyakit untuk upaya Anda menjaga kesehatan tak hanya jantung.

 

Sumber; tdwclub.com