Dun Afrika Selatan

Diabetes merupakan penyakit dengan sedikit gejala, dan mendeteksinya di bulan Ramadan menurut beberapa ahli kesehatan adalah waktu yang tepat.

Menurut Kepala Endokrinologi Divisi Diabetes Hamad Medical Corporation, Mahmoud Zirie, memeriksakan gejala diabetes merupakan salah satu cara preventif mendeteksi diabetes tahap awal.

"Untuk melakukan uji tes diabetes, seseorang diharuskan berpuasa gula darah yang berarti tidak boleh memakan makanan apapun kecuali minum air mineral 8-10 jam sebelum tes. Tapi saat Ramadan berpuasa menjadi hal lazim dilakukan, oleh karena itu kami mendorong pasien untuk melakukan tes diabetes saat Ramadan agar lebih mudah," kata dia seperti dikutip The Peninsula.

Zirie juga mengatakan pencegahan penyakit diabetes juga bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup dan tindakan medis bagi orang-orang pre diabetes.

"Pre-diabetes adalah saat tingkat gula darah lebih tinggi dari normal tapi dikategorikan diabetes tipe 2. Orang dengan indikasi pre diabetes biasanya memiliki permasalahan yang sama dengan penderita diabetes tipe 2. Namun belum berarti penderita pre diabetes akan mengalami diabetes tipe 2. Perawatan awal masih bisa dilakukan terhadap penderita pre diabetes untuk menormalkan kadar gula darah."

Tes diabetes itu sangat cepat dan tidak sakit, hanya satu tusukan di jari dan bisa diukur kadar gula darahnya. Dalam tingkat tertentu, kadar gula darah masih bisa dikatakan normal tapi jika sudah melebihi kadar normal mungkin Anda dikategorikan sebagai penderita diabetes.

"Sudah seringkali orang tanpa keluhan fisik justru didiagnosis sebagai penderita pre diabetes atau malah diabetes. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda dan keluarga untuk memeriksakan gejala diabetes," kata dia.

Dr. Zirie merekomendasikan orang dengan kelebihan berat badan, lebih dari 45 tahun, memiliki tekanan darah tinggi, rendah HDL kolesterol dan trigliserida tinggi atau memiliki sejarah keluarga diabetes untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit karena memiliki potensi tekena diabetes.

Pengobatan untuk penderita diabetes antara lain, mengurangi kelebihan berat badan dengan mengkonsumsi makanan sehat dan melakukan sejumlah latihan seperti berjalan 30 menit dalam sehari. Lakukan minimal lima hari dalam seminggu.

 

Sumber:  antaranews.com