User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

gas plasmaAda angin segar bagi pasien kanker darah atau leukimia. Suatu hari nanti mereka bisa merasakan jenis pengobatan baru menggunakan plasma. Plasma yang dimaksud adalah gas partikel bermuatan listrik yang digunakan untuk membunuh sel-sel kanker sekaligus menjaga sel-sel sehat tetap utuh.

"Kami memiliki perangkat yang benar-benar menakjubkan," ujar Mounir Laroussi, direktur teknik laser dan plasma di Universitas Old Dominion di Norfolk, Virginia. Dalam penelitian yang mereka lakukan, sinar plasma ini bersuhu kamar sehingga tidak membakar apapun bahkan tidak merusak tubuh. Dan kita dapat menyentuhnya dengan tangan.

Setelah 10 menit pengobatan dengan plasma dingin ini, lebih dari 90 persen sel-sel leukimia dapat dihancurkan. Mereka telah menerbitkan studi ini dalam Journal of Physics D: Applied Physics bersama penelitian ilmuwan Nazir Barekzi pada Oktober lalu.

Ketika sel-sel leuikimia diobati dengan plasma dingin ini, para ilmuwan menemukan sesuatu yang tak terduga. Sel-sel leukimia itu tidak segera mati. "Tepat setelah percobaan (jam ke nol), sel masih oke. Tapi setelah empat sampai delapan jam, sel ini mulai sekarat," kata Laroussi.

Ia percaya bahwa efek matinya sel yang tertunda ini menunjukkan bahwa plasma memicu realsi biokimia yang memprovokasi sel kanker untuk membunuh dirinya sendiri. Menurutnya menargetkan sel-sel kanker untuk menginduksi sel kematian sementara sel-sel sehat tidak terluka adalah kunci untuk mengembangkan pengobatan leukimia yang efektif.

Salah satu molekul dalam gas plasma dingin adalah ozon. Para ilmuwan telah mengenal sejak awal abad 20 bahwa ozon bertindak sebagai desinfektan. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa ozon membunuh infeksi bakteri. Dan temuan ini adalah inovasi penting dalam mengobati luka dan sebagai obat untuk menahan infeksi bakteri.

 

Sumber:  tempo.co